Selingkuh Dengan Kakak Ipar

Dilihat: 266 views

Baca Kisah Nyata : Selingkuh Dengan Kakak Ipar

Cerita Bokep : Selingkuh Dengan Kakak Ipar

Sebut aja aku Adi (nama samaran), Aku mempunyai seorang Istri cantik dan 1 orang anak Laki-laki, sebelumnya keluarga kami tinggal sendiri di rumah yang besar milik Mertuaku, setelah hampir 5 tahun menempati Rumah itu, Kakak Iparku yang tadinya buka usaha dan tinggal ditempat lain akhirnya pindah ke Rumah kami karena usahanya bangkrut, Kakak Iparku ga kalah cantik dengan istriku, malah dia lebih cantik dan penampilannya selalu menggunakan kerudung yg modis, usianya juga masih 1 Tahun dibawahku, kebetulan aku dan istri terpaut 3 tahun usianya, Kakak Iparku mempunyai seorang Suami kontraktor, jadi pulangnya kadang 3bulan, 6 bulan sekali bahkan pernah 12 bulan sekali baru ada dirumah karena lokasi kerjaannya yg diluar daerah .

Walau satu rumah Aku bertegur sapa dengan Kakak Iparku hanya sekedar saja, dikarenakan jarang sekali ketemu, karena aku dan istriku adalah pekerja swasta yang berangkat Pagi sekali dan pulang malam, anak2 ku saja diasuh oleh pembantu.

Tibalah saat itu hari Sabtu, kebetulan aku libur kerja dan Istriku hari itu masuk kerja lembur, biasanya sih libur. Sehabis mengantar Istri dan anak sekolah aku sedang santai duduk2 diruang tamu, tiba2 keponakanku menghampiri, “Om, tolong betulin pintu Kamar aku dong Om, kucinya rusak”, “bentar ya nanti Om nyusul naik keatas”, kebetulan Aku dan Istriku Tinggal di LT. Bawah, sedangkan mereka tinggal di LT.2, aku nyusul keatas sambil bawa perkakas, dan saat benerin tuh kunci pintu yg lg rusak, tanpa sengaja aku liat Kakak Iparku yg hanya memakai daster saja sedang jemurin pakaian, kebetulan kelihatan dari jendele kamar anaknya, wew.. baru ngeliat tuh lekuk tubuhnya dan warna kulitnya yg putih mulus, yg biasanya terbalut dengan pakaian tertutup jg kerudung….mulailah pikiran2 kotor colek2 isi kepala. Lumayan lama juga aku memandang pemandangan yg sangat jarang kutemukan, dengan sengaja aku bikin lama betulin tuh kunci, walau sebenarnya ga perlu waktu segitu lama. Krn aku tinggal ganti anak kunci saja yg sudah ada stock nya. Kakak iparku tidak sadar aku sedangk perhatikan, apalagi saat dia mengambil cucian basah yg di ember, terlihat jelas belahan buah dadanya, ahhh…ingin rasanya mengelus dan menjilat kedua bukit kembar itu.

Semenjak saat itu, sering terlintas pikiran2 kotor terhadap Kakak Iparku, dan sering menghayal bisa menikmati tubuhnya tapi memang pikiranku masih waras dan juga kesempatan yg belum ada, jadi aku tidak melakukan hal-hal diluar control yang bisa merusak rumah tanggaku juga.

Hari berlalu, hanya khayalan yg bisa ku dapat, suatu ketika kebetulan Suami Kakak Iparku sedang dirumah, saat itu memang sudah malam sekali, entah kenapa yang biasanya aku sudah tertidur lelap, tiba2 terasa haus sekali, aku beranjak keluar kamar dan melihat jam menunjukkan pukul 02 dinihari, saat menuju Kulkas aku dengar suara jeritan2 kecil “Ah…ah…,” aku penasaran juga suaranya dari atas, suara itu terderngar kemungkinan krn ruang keluarga TV(kulkas) itu kosong keatas sampai lantai 2, jadi tidak terhalang lantai. Sambil berdiam focus mendengarkan, aku yakin itu suara Kakak iparku….sambil mengendap2 aku beranjak ke atas, namun lewat dapur kebetulan selain dari tanggau utama, bisa jug lewat dapur tangga yg biasa untuk ke gudang,
kebetulan kamar kakak Iparku bersebelahan dengan gudang, terdengar lagi desahan dan jeritan kecil kakak Iparku “ Ah…Aw…, terus mas ahh…enakkk..aough” disambut suara suaminya “ah..ah” Aku coba intip dari lubang angin diluar kamarnya dengan hati2 pakai tangga, Ohhh…terlihat jelas kakak Iparku sedang ditindih Suaminya, Buah dadanya sedang diciumi dan dijilati, sayang tidak keliatan Vaginanya karena tertindih, tak terasa Punyaku perlahan menegang, adegan itu berulang bebrapa kali, namun tak berselang lama, Suaminya melenguh, “aku mau keluarrrrr…arghhh…”dan terkaparlah di atas tubuh kakak Iparku.
Aku liat Kakak Iparku sebenarnya masih belum klimaks. Aku perlahan2 turun dari tangga dan kembali lagi kekamarku. Karena kejadian tadi akupun lampiaskan ke istriku yang sedang terlelap tidur, dia terbangun dan kami akhirnya melakukan juga sampai pagi.
Esok harinya jadi rutinitas buatku terbangun skitar jam 1.30 dinihari dan rutinitas mengintippun aku lakukan selama 1 Minggu, karena setelah itu Suami kakak iparku kembali ke proyeknya di luar daerah.

Karena setan selalu menggoda, otakku selalu berusaha berpikir bagaimana cara untuk mendapatkan Kakak Iparku, kayaknya harus dengan cara paksa….mungkin karena setan sedang berpihak, akhirnya kesempatan itu datang, awalnya aku sedang duduk di ruang keluarga, hari itu hari Sabtu juga, dimana istriku masuk kerja,lembur lagi, sedangkan anakku sekolah, dan anaknya Kakak Iparku sedang ada kegiatan extrakurikuler di sekolahnya, di rumah aku tinggal berdua, aku perlahan lahan naik keatas, aku lihat kakak iparku seperti biasa sedang menjemur pakaian, aku masuk secara diam2 kedalam kamar dan aku masuk kebawah kolong tempat tidurnya, ga begitu lama sekitar 10 menit menunggu, dia masuk ke kamarnya dan mengunci kamar dan langsung menuju kamar mandi yg ada didalam kamar…suara Air gemericik di kamar mandi, aku perlahan keluar dan menuju kamar Mandi, jakunku turun naik ketika mengintip dari pintu yg hanya tertutup setengah saja, Putih mulus kulit Kakak Iparku terlihat dari belakang, aku sudah tidak tahan langsung aku peluk dan cium kakak Iparku, yang sangat kaget dan berusaha berontak, tanganku makin kuat memeluk nya sampai dia ga bisa berontak….”Adi, apa apan ini, ahh…lepasin” ketika kulepas bibirnya dari mulutku “ udah Mbak, jangan berisik…ntar didengar orang malah Mbak yg malu, sambil tangan yg satu meraih dan mengelus kemaluannya “Ah…Adi…kalau mau jangan gini dong, Mbak janji ga teriak” katanya dan memang dia tidak melawan lagi, kucium bibirnya dan jariku sudah mulai masuk kevaginanya, dia keliatan menikmati, walau agak heran dikepalaku timbul pertanyaan kok segampang ini?, aku terus lumat bibirnya dan bibriku mulai kearah bawah ke buah dadanya…”ahhh…ohhh, kenpa ga dari kemarin-kemarin sih Di…Ahhh”, Lohhh…bibirku aku jd berhenti sejenak, walau jari tanganku tetap keluar masuk vaginanya, “maksud Mbak gimana?”,” Ahh aku tau kamu bebrapa waktu yang lalu mengintip aku lagi ML sama suamiku kan…ahh”walau kaget, sambil berbincang tanganku tetap bergerilya, “Aku juga sering kok ngedengerin kamu lagi ML sama Lia (istriku), ohh…ohhh”, “Lia bahagia banget punya suami kayak kamu Di, bisa muasin istri, aku sering denger teriakan2 Lia, dan kamu kalau ML lama banget…ough…ough…sekarang puasin aku ya Di…”, aku ga pernah puas ma suamiku, dia baru sebentar aja udah keluar…” dan aku pernah liat punya kamu sekali waktu mandi, dan ga ada orang aku intip penasaran. Oalahhh…kenapa ga dari kemarin aja, sampai nahan2 gini pikirku, langsung saat itu tanpa menjawab kata2 Kakak Iparku, langsung aku jongkok, dan tanpa basa basi lagi bibir dan lidahku masuk ke selangkangan Kakak Iparku, kujilati dan kuhisap sampai puas, Kakak Iparku sudah ga tahan…”kita di kamar aja Di…”

Kurebahkan Kakak Iparku, sekarang aku ambil posisi 69, kujilati lagi vaginanya, sebelumnya aku paksa dia untuk mengulum punyaku, awalnya dia tidak mau, Karena belum pernah katanya, aku paksa akhirnya mau juga, dan dia bilang baru kali ini memeknya dijilati dan dihisap, ga berselang lama, dia mengejang dan “Addiii… ahh…ahhh…udahhh…” dia mencapai puncaknya hanya dengan lidahku, aku beri waktu sbentar sambil aku mainkan buah dadanya, kuhisap lagi dan lumat lagi bibirnya, jari tanganku juga bergerilya di memeknya, setelah itu aku minta punyaku di kulum dan disedot lagi, mulai aku arahkan punyaku ke lubang memeknya awalnya agak susah, memeknya masih lumayan rapet, karena memang dia melhirkan anaknya cesar, bukan seperti istriku yg normal.
Perlahan2 ku genjot maju mundur, akhirnya irama kami makin cepet, “ahh..ahhh, ohhh, enak bener Di…teruss di…aoh…ough…aku udah pingin keluar lagi di..ahhh…ahhh” aku juga sebenarnya udah ga tahan, berasa panas dikepala punyaku, Mbak ku sudah keluar duluan…aku tidak kasih waktu lagi, aku genjot terus…”udah di…udah… ahh…ahh aku udah…” sebentar Mbak…aku juga uudah mau keluar …Ahhhh…ahhhh…” akhirnya sperma ku nyemprot keras didalam Vaginanya. Kami berpelukan, dan aku ga sangka ternyata bisa segampang itu mendapatkan Kakak Iparku yang terlihat Alim ini.

Sabtu Pagi cuaca cerah sekali, sambil ditemani kopi hangat kubuka laptop untuk liat2 berita di sebuah situs,
istriku hari ini libur juga sama sepertiku, namun dia ada acara outing di kantornya pagi2 sekali aku sudah antar dia ke Kantornya, anakku sudah jalan juga ke sekolah dan ijin sepulang sekolah mau kerumah temannya, tinggallah Aku dirumah dengan Kakak Iparku, anaknya dan pembantuku.

Aku dan Kakak iparku sudah menjalin hubungan perselingkuhan seperti yang aku ceritakan di bagian pertama hari ini kesempatan kami lagi untuk mengulanginya,
namun masih ada halangan Pembantuku dan anaknya, setan sdh disampingku dari pagi, sambil bisik2, udah hajar aja kalo perlu pembantulu sekalian…
“Ahh…sialan ” bukannya bantu mikir biar aman, malah sebaliknya hehehehe, akhirnya otakku jalan juga.
Aku beranjak naik ke lantai atas, sekarang sudah gak canggung lagi seperti sebelumnya, aku ketuk pintu kamar anak Kakakku, “Vin…Vina…, Om mau minta tolong neh”,
“Iya Om, ada apa?” sambil buka pintu kamarnya
“gini, Om perlu Pulpen tapi yg permananent, yang bisa untuk nulis di keping CD atau plastic, tapi ga hilang tulisannya, kamu tau nggak?”
“oh yg buat tulis di keeping CD, Vina tau OM, tapi itu adanya di toko buku Om”
” Ya udah, nanti Bibi saya suruh ikut kamu yah …biar nanti kamu beliin dan kasih ke Bibi aja,
krn Om mau pake, kalau nunggu kamu pulang sekolah kelamaan”,
“oh kalau gitu Vina mandi deh sekarang, krn agak jauh juga Tokonya dari sekolah vina”.
Vina bergegas mandi dan berangkat lebih awa dari biasanya, aku pun kasih uang dan Bibipun aku suruh ikut dengan Vina, tidak lupa aku suruh mampir kepasar, biar agak lamaan pulangnya .

Nahh..sudah kosong neh rumah, aku beranjak keatas, Kakak Iparku sepertinya baru selesai mandi, aku ketuk pintu perlahan,
“Mbakk……”
” Iya…masuk aja Di, ga dikunci”
aku masuk kekamarnya, kulihat dia sedang memakai handuk saja…langsung ku peluk dan kami saling berpagutan bibir….serasa sudah lama sekali ga bertemu.
handuknya mulai terlepas, aku berhenti sejenak,
” Mbak pakaian dulu gih sana ..”
“Loh???, kenapa Di”,
bingung kakak Iparku tapi dia tetap mengikuti kemauanku
“pakai kerudung juga ya mbak, seperti kalau Mbak mau brangkat ke Pengajian”,
tanpa banyak nanya dia mengikuti yg aku mau, stelah itu aku keluar kamar turun dan mengunci Pintu depan, aku sengaja tidak naik keatas, melainkan duduk di ruang Keluarg (TV), Kakak Iparku mungkin karena aku lama ga naik, dia turun kebawah menyusul aku
“kenapa Di?, ga mau main sama mbak lagi?”,
tanpa ku jawab, langsung aku lumat bibirnya, dia membalas dengan penuh nafsu, aku angkat baju panjangnya, ternyata Kakak Iparku tidak pakai celana dalam, dia hanya mnggunakan baju yg kusuruh, aku hisap klentitnya,
“Auhhh…Di…terussss…enagh…aoh….” Kumainkan jari telunjukku di kemaluannya,
kuhisap dan kujilay terus, sampai beberapa saat kemaluannya mulai basah,
“ahh….udah di… udah…Mbak Ga Tahan Neh…”
aku lepas hisapanku, sekarang beralih ke teteknya…
“Ahh…ah…”

dia mau membuka bajunya, aku tahan tangannya,
“sekarang Mbak harus hisap Kontolku”
tanpa membantah , dia buka celanaku dan dia hisap kontolku, walau belum begitu mahir seperti istriku dalam menghisap, tapi lumayan juga…keinginannku tercapai juga, aku sering punya Fantasi rudalku dihisap oleh cewek berkerudung….
punya ku mulai menegang,
kali ini aku suruh dia nungging di sofa, aku arahkan rudalku lewat belakang, perlahan2…
“Ahhh…Ahhh…Gede Banget Rudalmu Di, agak sakit neh… Ahhh…”
akhirnya masuk juga rudalku walau baru setengah, Memek Mbakku ini emang masih lumayan sempit dibanding istriku, mungkin karena istriku melahirkan secara normal, sedangkan ia melahirkan anaknya secara cesar.
“terus Di…augh…ah..ahh…” Kaka Iparku, semakin lama semakin seperti kesetanan, irama kami semakin cepat dan
“Ahhhh…aku ga tahan di….ahhh…ahhhh”
dia cengkeram sofa kuat2….
“sudah…sudah DI..stop dulu…ahhhh…”
aku berhentikan sebentar, aku cabut rudalku dan aku ambil tisu untuk lap memeknya yg sudah banjir, setelah itu, langsung kulumat lagi memeknya…
“ahhh…ohhh…”
aku beralih ke payudaranya yang lumayan masih segar, tidak kelaiatan dia sudah punya anak kelas 3 SD, Payudaranya masih bagus, smakin lama, berahinya mulai naik lagi, sekarang gantian aku yang dibawah dia tuntun rudalku ke lubang memeknya, Bless…masuk semua batangkku kedalam memeknya, “Ouh…ahh..”
sambil mengeleng2 gelengkan kepala, dia terus turun naik…
“Memek Mbak enak banget dan wangi”
pujiku,
“enak mana dengan punya Lia..di? ouhh…”
“enak punya Mbak…lebih sempit” ujarku membandingkan punya istriku.
Kali ini aku tidak bisa bertahan lama
” Mbak…aku udah pingin keluar….”
“Aku juga Di…ohhh, ahhhh….”
Kami keluar bersamaan, dia cengkeram badanku dengan keras….kami saling berpelukan dan tetap saling berciuman, setelah agak lama baru ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi aku di ruang TV lagi…tak berselang lama, Bibiku pulang dari pasar.

Akhirnya Selingkuh dengan Kakak Iparku menjadi rutinitas setiap hari Sabtu, bahkan kadang aku bolos kerja demi bisa tidur dengan kakak Iparku.

T A M A T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *